Unpatti Bantah Ada Kenaikan PTN Dan BLU

Unpatti Bantah Ada Kenaikan PTN Dan BLU

Unpatti Bantah Ada Kenaikan PTN Dan BLU
Unpatti Bantah Ada Kenaikan PTN Dan BLU

Sehubungan dengan maraknya pemberitaan media dan unjuk rasa tentang afanya issu kenaikan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI). Maka pihak Universitas Pattimura (Unpati) Ambon menegaskan, tidak pernah ada kenaikan biaya UKT dan SPI pada universitas tersebut.

Penegasan tersebut disampaikan Rektor Universitas Pattimura Ambon, Prof. Dr. M. J. Saptenno, SH. MHum kepada wartawan Sabtu (17/8/2019).

Diungkapkannya, jalur masuk calon mahasiswa perguruan tinggi negeri yaitu melalui tiga jalur, yakni. Jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi (SNMPTN), jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN), dan jalur Mandiri.

“Dengan demikian secara umum maka dapat disebutkan ada dua jalur masuk perguruan tinggi dari segi pembiayaan, yakni. Jalur subsidi yang mencakup SNMPTN dan SBNPTN serta jalur non subsidi yaitu jalur mandiri, ” jelas Saptenno.

Pada jalur mandiri lanjut Saptenno, mahasiswa dikenakan biaya tambahan. Dan SPI yang ditetapkan pihak rektorat Universitas Pattimura sesuai keputusan rektor nomor 872/UN13/SK/2018. Tentang penetapan jenis dan tarif penerimaan negara bukan pajak (PNBP).

Untuk PNBP yang bersumber dari SPI tambah rektor dikenal lima katagori

, yakni. Katagori 1 sebesar Rp. 1 juta, katagori 2 sebesar Rp. 2 juta, katagori 3 sebesar Rp. 3 juta, katagori 4 sebesar Rp. 4 juta dan katagori 5 sebesar Rp. 5 juta.

“Untuk calon mahasiswa yang masuk melalui jalur ini, penetapan katagorinya berdasarkan beberapa kriteria antara lain. Besar pendapatan orang tua sesuai dengan data yang diisi oleh calon mahasiswa yang bersangkutan, jumlah tanggungan keluarga dan nilai hasil test, ” paparnya.

UKT sendiri beber Rektor dikatagorikan sama dengan mahasiswa reguler lainnya yaitu. Ilmu Sosial sebesar Rp. 2.5 juta, ilmu semi eksata sebesar Rp.2.750.000 dan eksata sebesar Rp. 3 juta.

Dijelaskan, pungutan yang dipungut dari jalur mandiri bukanlah pungutan illegal, tetapi berpedoman pada Permenristekdikti nomor 39 tahun 2017 tentang UKT dan BKT dilingkungan Kemenristekdikti, yang ditindak lanjuti dengan SK Rektor nomor 665/UN13/SK/2019. Tentang penetapan uang kuliah tunggal (UKT) mahasiswa baru program sarjana pada universitas Pattimura tahun 2019.

“Sebagaimana nama jalur masuknya yakni jalur mandiri, maka calon mahasiswa yang kemudian menjadi mahasiswa dalam proses perkuliahannya membiayai diri sendiri. Karena itu jalur masuk ini disebut jalur non subsidi. Untuk biaua SPI hanya dibayarkan satu kali saat masuk perguruan tinggi atau semester I. Sedangkan untuk semester II dan seterusnya hanya membayar UKT, ” bebernya.

Rektor Unpatti ini juga menegaskan, sejak tahun 2018 sampai saat ini UKT

dan SPI pada lembaga yang dipimpinnya itu tidak pernah mengalami kenaikan. Pada seleksi masuk tahun ini, terdapat 2.237 calon mahasiswa yang membayar SPI pada katagori 1 sebesar Rp. 1 juta.

Pada jalur mandiri, rektor dapat mengambil kebijakan yaitu bagi calon mahasiswa dengan hasil test masuk terbaik yaitu sebanyak 358 orang dari 4168 orang. Diberi apresiasi berupa pembayaran UKT sebesar Rp. 1 juta dan SPI pada katagori 1 yaitu Rp. 1 juta.

“Sedangkan bagi mahasiswa jalura mandiri yang memilih reguler II atau kelas khusus, dikenakan biaya masuk untuk SPI mulai dari katagori 3 sampai katagori 5, UKT sebesar Rp. 4 juta dan SPP plus sebesar Rp. 1 juta, ” urai Saptenno.

Menyinggung mengenai aksi demo yang dilakukan mahasiswa

, Saptenno mengatakan. Pihak rektor akan dan telah mengambil langkah langkah tegas guna memberikan efek jera bagi para pendemo yang terkesan anarkis. Bahkan ada beberapa pendemo baik mahasiswa aktif maupun alumni yang telaj dilalorkan pihak universitas ke pihak kepolisian.

“Selain itu juga jika nantinya lewat kajian yang kami lakukan terbukti adanya alumni yang menjadi dalang dalam aksi tersebut, maka kami akan menuntut yang bersangkutan secara hukum. Kami dari pihak rektorat juga akan melakukan sidang kode etik terhadap para pendemo. Dan tentu juga ada pembinaan pembinaan yang kami lakukan kepada para mahasiswa tersebut, ” demikian Saptenno.

 

Sumber :

https://pharmacygig.com/sejarah-benua-atlantis/