Startup Teknologi Virtual Reality, Khayalan Semakin Nyata

Startup Teknologi Virtual Reality, Khayalan Semakin Nyata

 

 Startup Teknologi Virtual Reality, Khayalan Semakin Nyata
Startup Teknologi Virtual Reality, Khayalan Semakin Nyata

NGONOO.com – Buat kamu yang demen banget dengan game, mungkin pernah denger berita mengenai permainan dari Sony yang mulai memasuki dunia teknologi virtual reality (realitas maya) atau disebut juga VR. Teknologi tersebut memungkinkan para pengguna menikmati sebuah dunia visual yang diciptakan sangat mirip dengan aslinya.

Wikipedia mendefinisikan Virtual Reality sebagai berikut :

Virtual reality (VR) atau realitas maya adalah teknologi yang membuat pengguna dapat berinteraksi dengan suatu lingkungan yang disimulasikan oleh komputer (computer-simulated environment), suatu lingkungan sebenarnya yang ditiru atau benar-benar suatu lingkungan yang hanya ada dalam imaginasi

Sebuah startup dengan nama Magic Leap, baru saja mengumumkan bahwa mereka telah menutup penggalangan dana untuk membangun teknologi yang sangat menjanjikan ini, Virtual Reality. Dan yang cukup mengejutkan masbero dan mbaksest, Google dkk adalah pihak yang berinvestasi mendanai Magic Leap Series B ini dengan total dana yang dicapai adalah 542 juta dolar. Beberapa perusahan yang terlibat selain Google Inc, diantaranya adalah KPCB (Kleiner Perkins Caufield & Byers), Andreessen Horowitz, Obvious Ventures, Qualcomm dan Legendary Entertainment.
Teknologi Virtual Reality Magic Leap

Teknologi Virtual Reality Magic Leap

Gambar Teknologi virtual reality magic leap Via ValueWalk

Meski begitu, Rony Abovitz sang CEO Leap Magic mengatakan kepada Techrunch, bahwasanya nilai tersebut masih terhitung kecil jika dibandignkan dengan potensi startup yang dipimpinnya itu. Karena, potensi market yang bisa dijangkau bisa mencapai triliunan.

Detail dari teknologi yang akan dibangun oleh Magic Leap memang belum diumumkan dengan gamblang. Tetapi dari clue yang diberikan seperti dikatan ValueWalk, proyek yang sedang digarap Magic Leap bukan sekedar untuk menciptakan sebuah produk, atau bahkan satu lini produk. Tetapi akan menjadi leader dalam aplikasi teknologi Virtual Reality tersebut.

 

Mas Abovitz juga juga menyebutkan bahwa perkembangan komputasi mobile saat ini sudah sangat

menggembirakan. Tetapi kekurangannya, adalah kurangnya memanjakan mata. Melihat foto mantan di ponsel kamu, pasti beda rasanya kalau ketemu langsung. Lihat di foto sih bisa aja marah-marah, pas ketemu minta balikan. Kira-kira begitulah bagaimana teknologi ini akan dikembangkan. Yaitu membuat sebuah ekosistem yang benar-benar nyata.

Selain itu, Magic Leap juga sudah mematenkan kata “cinematic reality”. Meskipun juga belum jelas bagaimana detailnya, tetapi CEO Legendary Entertainment yaitu om Thomas Tull percaya teknologi tersebut akan menjadi masa depan.

Dengan teknologi Virtual Reality, pengalaman pastinya akan lebih nyata bero dan sest. Mungkin saja, nanti kalau

pengen pacaran sama artis meskipun cuma imajinasi berasa nyata bero. Apalagi, Richard Taylor, co-founder Weta Wokshop yang berada di balik film Lord of the Rings, juga turut bergabung di Magic Leap. Sebagai bentuk kesepakatan dengan beberapa invesor, tokoh-tokoh penting lain juga akan bergabung. Sundar Pichai dari Google dan Paul Jacobs dari Qualcomm misalnya. Bergabungnya orang-orang kece di bidang teknologi ini, sepertinya semakin memungkinkan teknologi Virtual Reality bisa dinikmati lebih baik dalam waktu yang tidak terlalu lama. Let’s wait and see !!

Baca Juga: