Prinsip-prinsip Ekonomi Islam

 Prinsip-prinsip Ekonomi Islam

Prinsip ekonomi Islam adalah:

  1. Kebebasan individu.
  2. Hak terhadap harta.
  3. Kesamaan sosial.
  4. Keselamatan sosial.
  5. Larangan menumpuk kekayaan.
  6. Larangan terhadap institusi anti-sosial.
  7. Kebajikan individu dalam masyarakat.

2.3       Makna Riba

  1. Pengertian Riba

            Riba secara bahasa bermakna ziyadah (tambahan). Dalam istilah linguistik, riba berarti tumbuh dan membesar. Akan tetapi tidak semua tambahan adalah riba. Dalam istilah fiqih, riba adalah pengambilan tambahan dari harta pokok secara batil baik dalam transaksi maupun pinjam meminjam.1

            Riba berarti menetapkan bunga atau melebihkan jumlah pinjaman saat pengembalian berdasarkan persentase tertentu dari jumlah pinjaman pokok, yang dibebankan kepada peminjam.

Ada beberapa pendapat dalam menjelaskan riba, namun secara umum terdapat benang merah yang menegaskan bahwa riba adalah pengambilan tambahan, baik dalam transaksi jual-beli maupun pinjam-meminjam secara bathil atau bertentangan denganprinsip muamalat dalam Islam.

Dalam Islam, memungut riba atau mendapatkan keuntungan berupa riba pinjaman adalah haram. Ini dipertegas dalam Al-Qur’an Surah Al-Baqarah ayat 275: “…padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba…

Sumber :

https://nomorcallcenter.id/