Kegiatan Perencanaan Kehutanan

Kegiatan Perencanaan Kehutanan

Perencanaan merupakan suatu proses penentuan tindakan-tindakan masa depan yang tepat, melalui urutan pilihan dengan memperhitungkan sumberdaya yang tersedia untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.

Perencanaan hutan merupakan proses penetapan tujuan, penentuan kegiatan dan perangkat yang diperlukan dalam pengurusan hutan lestari untuk memberikan pedoman dan arah guna menjamin tercapainya tujuan penyelenggaraan kehutanan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat yang berkeadilan dan berkelanjutan (PP. 44/2004).

Apa yang dimaksud dengan hutan?

Menurut UU RI No. 41 tahun 1999 tentang kehutanan, menyatakan bahwa hutan merupakan suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya hutan alam hayati yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan.

Apa yang dimaksud dengan kawasan hutan?

Kawasan hutan merupakan wilayah tertentu yang ditunjuk dan ditetapkan oleh pemerintah untuk dipertahankan keberadaannya sebagai hutan tetap berdasarkan UU RI No. 41 tahun 1999.

Carilah luas masing-masing funsi hutan tersebut

Menurut UU RI tahun 1999 menyatakan bahwa pemerintah menetapkan hutan bedasarkan fungsi pokok, sebagai berikut:

  1. Hutan konservasi, merupakan kawasan hutan dengan ciri khas tertentu yang mempunyai fungsi pokok pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya.
  2. Hutan lindung, merupakan kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan untuk mengatur tata air, mencegah banjir, mengendalikan erosi, mencegah instruksi air laut, dan memelihara kesuburan tanah.
  3. Hutan produksi, merupakan kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok memproduksi hasil hutan.

Menurut peraturan menteri lingkungan hidup dan kehutanan RI No. P. 41/MENLHK/SETJEN/KUM 1/7/2019 tentang kehutanan tingkat nasional tahun 2011-2030, sebagai berikut

  1. Fungsi hutan konservasi pada tahun 2011 (luasnya 26,82 juta ha) dan pada tahun 2018 (luasnya 27,43 juta ha).
  2. Fungsi hutan lindung pada tahun 2011 (luasnya 28,86 juta ha) dan pada tahun 2018 (luasnya 29,66 juta ha).
  3. Fungsi hutan produksi terbatas pada tahun 2011 (24,46 juta ha) dan pada tahun 2018 (luasnya 26,79 juta ha).
  4. Fungsi hutan produksi tetap pada tahun 2011 (luasnya 32,60 juta ha) dan pada tahun 2018 (luasnya 29,22 juta ha).
  5. Fungsi hutan produksi dikonversi pada tahun 2011 (luasnya 17,94 juta ha) dan pada tahun 2018 (luasnya 12,82 juta ha).

Sumber: https://profilesinterror.com/whatsapp-penuhi-permintaan-pemerintah-benahi-konten/