JENIS PERAMALAN / PROYEKSI

  JENIS PERAMALAN / PROYEKSI

            Ketika manajer suatu organisasi dihadapkan pada pengambilan keputusan  bernuansa ketidak-pastian, jenis peramalan apakah yang tersedia untuknya? Terlebih dahulu prosedur peramalan dapat dikelompokkan menjadi peramalan jangka panjang dan jangka pendek.Peramalan jangka panjang dibutuhkan untuk menetapkan tujuan umum jangka panjang suatu organisasi.Dengan demikian hal ini merupakan fokus khusus bagi manajemen puncak.Peramalan jangka pendek digunakan dalam merancang langsung strategi dan digunakan oleh manajemen menengah dan manajemen lini pertama dalam menyesuaikan kebutuhan masa mendatang yang singkat.

Peramalan dapat juga dikelompokkan dalam bentuk posisinya pada suatu kesatuan makro-mikro, yaitu sejauh mana keterlibatannya pada nilai-nilai rincian yang kecil dibandingkan dengan nilai-nilai rangkuman yang besar.

Prosedur peramalan dapat pula dikelompokkan sesuai dengan sifatnya yang kuantitatif atau kualitatif.Di satu sisi, teknik kualitatif yang murni tidak memerlukan manipulasi data, hanya pendapat pribadi saja yang digunakan forecaster. Disisi lain, teknik kuantitatif yang murni tidak memerlukan input pendapat pribadi, hal ini merupakan prosedur mekanis yang menghasilkan hasil-hasil kuantitatif. Beberapa prosedur kuantitatif memerlukan lebih banyak manipulasi data yang canggih dibandingkan yang lainnya.Namun demikian, ditekankan bahwa pendapat pribadi dan akal sehat harus digunakan bersama-sama dengan prosedur mekanis dan manipulasi data. Hanya dengan cara ilmiah peramalan yang cerdas dapat terjadi.

Metode peramalan kuantitatif dilakukan menggunakan data yang dikumpulkan dari waktu ke waktu.Asumsi yang digunakan adalah bahwa perubahan nilai variable mengikuti pola yang terjadi pada periode yang lalu (historical pattern) dan memiliki hubungan antarvariabel yang diamati.Dalam penelitian bisnis dan ekonomi dengan menggunakan metode statistic, asumsi diperlukan untuk membuat rancangan penelitian (research design).Misalnya peramalan dilakukan terhadap volume penjualan barang X menggunakan data kuantitatif mengenai volume penjualan beberapa periode (tahun/bulan) yang lalu. Ramalan dibuat dengan asumsi bahwa volume penjualan dimasa yang akan datang memiliki pola yang sama dengan volume penjualan pada masa yang lalu (historical pattern). Demikian juga asumsi yang lain bahwa antarvariabel yang dialami memiliki hubungan pengaruh. Misalnya akan dibuat ramalan volume penjualan dimasa yang akan datang. Volume penjualan dipengaruhi oleh biaya promosi. Semakin banyak biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan promosi, maka volume penjualan akan semakin tinggi. Peramalan tentang volume penjualan menggunakan dua data historis, yaitu data mengenai volume penjualan dan data mengenai biaya promosi.Asumsi yang digunakan adalah bahwa terdapat hubungan pengaruh antara volume penjualan dengan biaya promosi. Kelemahan dari teknik peramalan adalah bahwa jika perubahan nilai variable yang akan diramal tidak mengikuti pola masa lalu (asumsi yang digunakan tidak terpenuhi), maka akan menghasilkan ramalan yang bias.

Metode peramalan kuantitatif  pada dasarnya ada dua jenis, yakni yang berdasar deret/runtut waktu (time series) dan berdasar hubungan sebab-akibat (causal). Metode kuantitatif deret waktu (time series) meliputi metode pemulusan (smoothing) dan dekomposisi (decomposition). Metode pemulusan (smoothing) mencakup metode sederhana atau naïve, rata-rata sederhana (single average), rata-rata bergerak (moving average) dan metode pemulusan eksponensial (exponential smoothing). Metode peramalan kuantitatif yang berdasar hubungan sebab-akibat (causal) meliputi metode regresi sederhana dan regresi berganda.

Untuk membuat ramalan nilai variable yang perubahannya tidak mengikuti pola historis dapat dilakukan dengan teknik peramalan kualitatif (qualitative forecasting/ judgement methods).Peramalan nilai variable menggunakan teknik ini sangat dipengaruhi oleh tingkat intuisi, pengalaman, pengetahuan, dan lain-lain faktor yang dimiliki oleh pembuat ramalan.Peramalan menggunakan teknik kualitatif biasanya dilakukan terhadap nilai variabel yang perubahannya berpola random (dipasar modal dikenal dengan istilah random walk).