Ilmuwan Berperan Penting dalam Pembangunan

Ilmuwan Berperan Penting dalam Pembangunan

Ilmuwan Berperan Penting dalam Pembangunan
Ilmuwan Berperan Penting dalam Pembangunan

Ketua Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional, Deden Rukmana, mengatakan peran diaspora

penting dalam menjalin kerja sama di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) dan pendidikan tinggi (dikti).

Para diaspora yang sudah berkecimpung di negara-negara tersebut akan lebih mempermudah koneksi antarnegara dalam menjalin kerja sama.

“Peran diaspora penting karena menjadi bagian komponen bangsa untuk mempercepat proses iptek dan dikti

. Teman-teman diaspora ini menjadi konektor dan jembatan bagi Indonesia. Kita dapat melihat Korea Selatan, dimana kemajuan teknologi mereka tidak terlepas dari peran diaspora,” kata alumni Institut Teknologi Bandung(ITB), pada diskusi peluncuran buku Kontribusi Ilmuwan Diaspora dalam Pengembangan Sumber Daya Iptek dan Dikti di Indonesia, di Hotel Atlet Century, Jakarta, Selasa (26/2) petang.

Deden juga menambahkan, selain Korea Selatan (Korsel), ada India, Tiongkok, dan Vietnam yang dulunya sama-sama negara berkembang. Tetapi sekarang negara tersebut memegang kendali di dunia iptek dan dikti.

Berkaca dari fakta itu, Deden menuturkan kegiatan world class professor (WCP)

yang digelar Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) tiga tahun terakhir ini sangat bermanfaat.

Diaspora diberi ruang untuk berkontribusi membangun bangsa. Deden berharap keberadaan diaspora juga mendapat dukungan dari kementerian-kementerian lainnya.

“Jika negara melihat diaspora sebagai potensi bangsa, maka kita bisa mengejar ketertinggalan,” pungkas Deden.

Saat ini diapora Indonesia yang tergabung dalam Ikatan Ilmuwan Indonesia Internasional ini telah menjalin kerja sama dengan persatuan pelajar Indonesia (PPI). Para diaspora berperan sebagai mentor.

 

Sumber :

http://devitameliani.blog.unesa.ac.id/sejarah-wuku