Fasilitasi Perilaku/Pembelian

Fasilitasi Perilaku/PembelianFasilitasi Perilak

Seorang produsen biasanya akan mudah menginformasikan keunggulan produknya. Aspek fasilitasi perilaku ini tidak hanya mempresentasikan dalam segi produk saja, tetapi aspek ini juga memberikan informasi mengenai lokasi-lokasi yang menjual produknya. Selain itu, aspek ini juga menginformasikan harga dan distribusinya. (Baca juga: Pengaruh Strategi Komunikasi Pemasaran Terhadap Keputusan Pembelian).

  1. Niatan Perilaku, Pembelian

     Niatan perilaku merupakan sebuah rencana konsumen untuk membeli produk yang telah ditawarkan oleh produsen. Rencana pembelian produk tersebut tidak hanya sesaat, tetapi seorang konsumen berniat untuk membeli produk tersebut dalam jangka panjang. Artinya, produk yang dibeli dalam jumlah banyak tersebut akan digunakan untuk kebutuhan di masa depan. (Baca juga: Teori Komunikasi Pemasaran).

  1. Pengetahuan Merek (Brand Knowledge)

Konsumen lebih banyak menggunakan aspek pengetahuan merek untuk memilih produk yang akan dibeli. Kebanyakan konsumen tidak merasa ragu apabila sudah banyak mengetahui kualitas produk, benefit produk, ciri khas produk, dan lain sebagainya. Hal ini membuat konsumen akan terus-menerus mengonsumsi produk-produk yang sudah dipercaya tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. (Baca juga: Tujuan Komunikasi Pemasaran Terpadu).

  1. Kepuasan Pasca Beli

Kepuasan pasca beli merupakan sebuah aspek yang sering digunakan produsen untuk menguji produk yang telah diperjualbelikan tersebut. Produsen biasanya membuat semacam testimoni atau kritik dan saran dari konsumen terhadap produk yang telah ditawarkan. Hal tersebut bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan pelanggan pasca membeli produk tersebut dan produsen juga akan meningkatkan kualitas produk tersebut. (Baca juga: Contoh Kesalahan dalam Komunikasi Pemasaran Global).

  1. Kesadaran Merek (Brand Awareness)

Kesadaran merek merupakan kemampuan seorang konsumen untuk mengingat kembali produk apa yang ingin dibeli setelah tertarik melihat promosi produk. Apabila konsumen menyadari dengan mengingat secara cepat disebut kesadaran merek aktif. Sedangkan konsumen yang mengingat hanya dalam kondisi tertentu disebut kesadaran merek pasif.

 

Sumber :

https://infinidb.org/razer-phone-meluncur-ponsel-game-dengan-ram-8gb/