Enoxaparin: Fungsi, Dosis, Efek Samping, Cara Pakai, dll

Enoxaparin: Fungsi, Dosis, Efek Samping, Cara Pakai, dll

Satu berasal dari sekian macam persoalan pembuluh darah adalah pembekuan darah. Kondisi ini terkecuali tidak langsung ditangani sanggup mengancam keselamatan jiwa penderitanya. Guna mengatasi pembekuan darah, keliru satu obat yang digunakan adalah Enoxaparin. Berikut penjelasan selengkapnya berkenaan obat ini terasa berasal dari fungsi, dampak samping, sampai dosis dan lainnya!

Rangkuman Informasi Obat Enoxaparin
Nama obat Enoxaparin
Merek dagang Lovenox
Golongan obat Antikoagulan
Kategori obat Obat resep
Tingkat keamanan obat bagi ibu hamil dan menyusui menurut FDA B
Fungsi obat Membantu mengencerkan darah terhadap kasus:
ST-elevation myocardial infarction akut
Angina
Profilaksis tromboemboli vena
Trombosis vena di dalam (Deep vein thrombosis)
Profilaksis akibat pembekuan sirkulasi ekstrakorporeal sementara hemodialysis
Kontraindikasi obat Penggunaan obat tidak disarankan jikalau mengalami:
Hipersensitivitas terhadap Enoxaparin
Hipertensi
Gangguan katup jantung
Infeksi jantung
Perdarahan mayor
Retinopati diabetik
Stroke
Tukak lambung
Trombositopenia
Penyakit ginjal
Riwayat operasi
Dosis obat ST-elevation myocardial infarction akut
Dewasa: Dosis awal 30 mg (3.000 u), diberikan via intravena (IV) dan diiringi 1 mg/kg BB (100 u/kg) via injeksi subkutan (SC). Dosis sambungan 1 mg/kg BB via SC setiap 12 jam sepanjang 8 hari (atau sesuai kondisi). Dua dosis awal via SC tidak boleh lebih berasal dari 100 mg (1.000 u). Untuk pasien terapi PCI, dosis disempurnakan 300 mcg/kg BB (30 u/kg) via IV (diberikan terkecuali dosis via SC dilaksanakan lebih berasal dari 8 jam sebelumnya)
Lansia: >75 tahun, 750 mcg/kg BB (75 u/kg) via SC setiap 12 jam. Dosis maksimal 75 mg (7.500 u) untuk 2 dosis awal
Angina (tidak stabil)

Dewasa: 1 mg/kg BB (100 u/kg) setiap 12 jam sepanjang 2-8 hari)
Profilaksis tromboemboli vena

Dewasa (Risiko rendah-hingga sedang): 20 MG (2.000 U), satu kali sehari sepanjang 7-10 hari (atau sesuai kebutuhan). Dosis pertama diberikan 2 jam sebelum tindakan operasi
Dewasa (Risiko tinggi): 40 mg (4.000 u), 1 kali sehari. Dosis pertama diberikan 12 jam sebelum tindakan operasi. Dosis alternatif 30 mg (3.000 u), 2 kali sehari. Diberikan 12-24 jam pasca tindakan operasi. Dosis sambungan 40 mg, 1 kali sehari sepanjang 3 minggu
Dewasa (kondisi imobilisasi): 40 mg (4.000 u), 1 kali sehari sepanjang 6-14 hari
Anak-anak: <2 bulan 750 mcg/kg BB (75 u/kg), setiap 12 jam. Anak-anak >2 bulan 500 mcg/kg (50 u/kg), setiap 12 jam
Trombosis Vena Dalam

Dewasa: 1 mg/kg BB (100 u/kg), setiap 12 jam. Dosis alternatif 1,5 mg/kg (150 u/kg), 1 kali sehari sepanjang 5 hari
Anak-anak: <2 bulan 1,5 mg/kg BB (150 u/kg), setiap 12 jam. Anak-anak >2 bulan 1 mg/kg (100 u/kg), setiap 12 jam
Profilaksis akibat pembekuan sirkulasi ekstrakorporeal sementara hemodialysis

Dewasa: 1 mg/kg (100 u/kg) terhadap sementara sesi dialysis. Dosis sambungan 0,5-1 mg/kg BB (50-100 mg/kg jikalau dibutuhkan
Sediaan obat Injeksi
Enoxaparin Obat Apa?
Enoxaparin obat apa? Enoxaparin adalah obat berasal dari golongan antikoagulan yang diformulasikan untuk mengatasi persoalan pembekuan darah kronis yang mesti langsung mendapat dukungan sebab terkecuali tidak sanggup membahayakan nyawa penderitanya.

Sebagai antikoagulan, obat ini bekerja dengan cara mengencerkan darah dan memelihara sehingga aliran darah senantiasa lancar. Obat Enoxaparin juga punyai mekanisme kerja yaitu meminimalisir pembekuan protein di di dalam darah. Obat sanggup digunakan sejalan dengan antikoagulan lainnya peranan memaksimalkan efektivitasnya.

Merek Dagang Obat Enoxaparin
Obat ini dijual dengan berbagai brand dagang, tapi yang paling umum digunakan adalah Lovenox.

Anda sanggup meraih obat Enoxaparin di apotek maupun toko obat terdekat. Akan tetapi, Anda memerlukan resep dokter untuk sanggup menggunakan obat ini. Jangan belanja dan menggunakan obat tanpa resep berasal dari dokter.

Fungsi Obat Enoxaparin
Seperti yang sudah disebutkan, fungsi obat ini adalah untuk menopang mengencerkan darah dan meminimalisir pembekuan darah kronis terhadap kasus:

ST-elevation myocardial infarction akut
Angina
Profilaksis tromboemboli vena
Deep vein thrombosis
Profilaksis akibat pembekuan sirkulasi ekstrakorporeal sementara hemodialysis
Peringatan Obat Enoxaparin
Dalam menggunakan obat ini, ada sejumlah perihal penting yang mesti Anda ketahui dan pahami. Simak penjelasannya selanjutnya ini!

1. Kontraindikasi Obat Enoxaparin
Penggunaan obat tidak disarankan terhadap orang-orang dengan sejumlah kondisi. Pasalnya, perihal ini sanggup menurunkan efektivitas obat atau apalagi menimbulkan reaksi-reaksi yang sanggup saja membahayakan tubuh.

Kondisi-kondisi yang dimaksud meliputi:

Hipersensitivitas terhadap Enoxaparin
Hipertensi
Gangguan katup jantung
Infeksi jantung
Perdarahan mayor
Retinopati diabetik
Stroke
Tukak lambung
Trombositopenia
Penyakit ginjal
Riwayat operasi
2. Peringatan dan Perhatian Obat Enoxaparin Lainnya
Sementara itu, peringatan dan perhatian lainnya yang mesti diketahui sebelum mengonsumsi obat ini adalah sebagai berikut:

Jangan mengonsumsi obat jikalau Anda juga tengah mengonsumsi obat-obatan yang berinteraksi dengan obat ini
Hentikan penggunaan obat terkecuali dirasa mengalami sejumlah dampak samping layaknya gusi berdarah, batuk berdarah, sakit kepala, dan tanda-tanda dampak samping lainnya yang kemungkinan keluar pasca mengonsumsinya
Jika tanda-tanda dampak samping tak kunjung mereda di dalam sementara yang lumayan lama, langsung periksakan diri ke dokter
Beritahu dokter jikalau Anda tengah mengonsumsi obat-obatan tertentu, punyai alergi obat, atau punyai riwayat suatu penyakit
Apakah Obat Enoxaparin Aman bagi Ibu Hamil dan Menyusui?
Obat Enoxaparin masuk ke di dalam kategori B di dalam perihal tingkat keamanan bagi ibu hamil dan menyusui berdasarkan klasifikasi berasal dari United States Food and Drugs Administration (USFDA).

Kategori B diberikan terhadap style obat yang berdasarkan penelitian—dengan objek hewan—menunjukkan tidak terdapatnya dampak negatif terhadap janin, tapi belum sanggup dipastikan apakah dampak yang sama juga berlangsung terhadap manusia.

Atas dasar perihal tersebut, obat dengan kategori B sanggup diberikan terhadap ibu hamil dan menyusui HANYA terkecuali fungsi yang diberikan lebih besar ketimbang risiko yang ditimbulkan.

Interaksi Obat Enoxaparin
Obat ini bakal berinteraksi terkecuali digunakan sejalan dengan sejumlah style obat-obatan tertentu. Interaksi yang berlangsung berdampak terhadap menurunnya efektivitas kinerja obat maupun menimbulkan reaksi-reaksi tertentu terhadap tubuh.

Obat-obatan yang dimaksud di antaranya sebagai berikut:

Aspirin
Ibuprofen
Celexocib
Albuterol
Warfarin
Furosemide
Pregabalin
Acetaminophen
Esomeprazole
Metoprolol
Tramadol
Vitamin B12
Vitamin C
Vitamin D3
Vitamin K
Selain obat-obatan di atas, kemungkinan tetap ada style obat lainnya yang bakal berinteraksi dengan Enpagliflozin jikalau digunakan secara bersamaan. Oleh sebab itu, sampaikan terhadap dokter jikalau Anda juga tengah mengonsumsi obat-obatan selanjutnya maupun obat-obatan lainnya sehingga dokter sanggup mencarikan alternatif obat pengganti yang lebih safe untuk dikonsumsi.

Efek Samping Obat Enoxaparin
Penggunaan obat kemungkinan bakal menimbulkan tanda-tanda dampak samping, walaupun terbilang jarang terjadi. Gejala dampak samping yang dimaksud adalah sebagai berikut:

Demam
Kebingungan
Mual
Diare
Perdarahan di daerah injeksi
Anemia
Haematuria
Feses berwarna gelap
Urine disertai darah
Napas pendek
Gejala dampak samping di atas merupakan suatu perihal yang wajar dan biasanya bakal mereda sehabis lebih dari satu saat. Kendati demikian, Anda disarankan untuk langsung datang ke dokter jikalau tanda-tanda yang dirasakan tak kunjung mereda sehabis lebih dari satu lama peranan dilaksanakan pengecekan lebih lanjut.

Nantinya, dokter bakal memilih apakah kemunculan tanda-tanda selanjutnya mengenai dengan penggunaan obat atau bukan. Jika ya, dokter sanggup merekomendasikan Anda untuk menghentikan penggunaan obat dan mencarikan obat alternatif yang lebih safe untuk dikonsumsi.

Dosis Obat Enoxaparin
Melihat berasal dari peruntukannya, Empagliflozin masuk ke di dalam kategori obat resep. Itu artinya, penggunaan obat ini tidak sanggup teledor dan mesti di bawah pengawasan dokter beserta resep yang diberikan.

Berikut ini adalah Info berkenaan peraturan dosis obat yang mesti Anda ketahui.

1. Dalam Bentuk Apa Obat Enoxaparin Tersedia?
Obat ini ada di dalam wujud cairan injeksi. Pemberian obat mesti dilaksanakan oleh dokter, perawat, maupun tenaga medis profesional yang menangani.

2. Dosis Obat Enoxaparin
Informasi dosis ini tidak sanggup dijadikan acuan sebab dosis yang diresepkan oleh dokter Anda kemungkinan saja berbeda. Pastikan penggunaan obat sesuai dengan peraturan berasal dari dokter peranan menjauhkan kelebihan penggunaan (overdosis) yang kemungkinan saja sanggup berdampak buruk bagi tubuh Anda.

Berikut peraturan dosis umum untuk obat ini sesuai dengan situasi yang dialami:

ST-elevation myocardial infarction akut
Dewasa: Dosis awal 30 mg (3.000 u), diberikan via intravena (IV) dan diiringi 1 mg/kg BB (100 u/kg) via injeksi subkutan (SC). Dosis sambungan 1 mg/kg BB via SC setiap 12 jam sepanjang 8 hari (atau sesuai kondisi). Dua dosis awal via SC tidak boleh lebih berasal dari 100 mg (1.000 u). Untuk pasien terapi PCI, dosis disempurnakan 300 mcg/kg BB (30 u/kg) via IV (diberikan terkecuali dosis via SC dilaksanakan lebih berasal dari 8 jam sebelumnya)
Lansia: >75 tahun, 750 mcg/kg BB (75 u/kg) via SC setiap 12 jam. Dosis maksimal 75 mg (7.500 u) untuk 2 dosis awal
Angina (tidak stabil)
Dewasa: 1 mg/kg BB (100 u/kg) setiap 12 jam sepanjang 2-8 hari)
Profilaksis tromboemboli vena
Dewasa (Risiko rendah-hingga sedang): 20 MG (2.000 U), satu kali sehari sepanjang 7-10 hari (atau sesuai kebutuhan). Dosis pertama diberikan 2 jam sebelum tindakan operasi
Dewasa (Risiko tinggi): 40 mg (4.000 u), 1 kali sehari. Dosis pertama diberikan 12 jam sebelum tindakan operasi. Dosis alternatif 30 mg (3.000 u), 2 kali sehari. Diberikan 12-24 jam pasca tindakan operasi. Dosis sambungan 40 mg, 1 kali sehari sepanjang 3 minggu
Dewasa (kondisi imobilisasi): 40 mg (4.000 u), 1 kali sehari sepanjang 6-14 hari
Anak-anak: <2 bulan 750 mcg/kg BB (75 u/kg), setiap 12 jam. Anak-anak >2 bulan 500 mcg/kg (50 u/kg), setiap 12 jam
Trombosis Vena Dalam
Dewasa: 1 mg/kg BB (100 u/kg), setiap 12 jam. Dosis alternatif 1,5 mg/kg (150 u/kg), 1 kali sehari sepanjang 5 hari
Anak-anak: <2 bulan 1,5 mg/kg BB (150 u/kg), setiap 12 jam. Anak-anak >2 bulan 1 mg/kg (100 u/kg), setiap 12 jam
Profilaksis akibat pembekuan sirkulasi ekstrakorporeal sementara hemodialysis
Dewasa: 1 mg/kg (100 u/kg) terhadap sementara sesi dialysis. Dosis sambungan 0,5-1 mg/kg BB (50-100 mg/kg jikalau dibutuhkan
Cara Pakai Obat Enoxaparin
Obat antikoagulan ini mesti digunakan dengan benar sehingga efektivitasnya terasa, pun menjauhkan hal-hal yang tidak di idamkan (overdosis, dsb.).

Berikut ini adalah petunjuk atau cara menggunakan obat Enoxaparin yang mesti Anda ketahui dan pahami:

Pastikan untuk menggunakan obat ini sehabis mendapat rekomendasi berasal dari dokter yang mengatasi Anda.
Pastikan obat di dalam situasi baik, bai kemasan maupun fisik obat itu sendiri.
Gunakan obat ini sesuai petunjuk berasal dari dokter
Gunakan obat sesuai dengan dosis yang tadi sudah disebutkan di atas, atau sesuai dengan dosis yang sudah ditetapkan oleh dokter Anda.
Gunakan obat ini secara teratur, yaitu di rentang sementara yang sama setiap harinya yaitu setiap 24 jam sekali (untuk dosis 1 kali sehari). Tentukan jadwal penggunaan obat dan laksanakan setiap hari secara konsisten.
Pastikan dokter atau perawat yang mengatasi Anda beri tambahan obat ini secara benar sesuai prosedur
Imbangi penggunaan obat dengan minum air putih yang banyak, istirahat yang cukup, dan aktivitas-aktivitas lainnya sesuai petunjuk dokter Anda
Jika di dalam kurun sementara lebih dari satu minggu (penggunaan maksimal yang disarankan oleh dokter) situasi Anda tidak juga membaik, pastikan Anda mendapat penanganan medis yang pas berasal dari dokter
Petunjuk Penyimpanan Obat Enoxaparin
Obat ini mesti disimpan di daerah yang benar untuk sehingga kualitas obat senantiasa terjaga. Berikut adalah petunjuk penyimpanan obat yang mesti Anda terapkan:

Simpan obat di daerah bersuhu 20 – 25 derajat celcius
Hindari menaruh obat di daerah lembap
Hindari menaruh obat di daerah yang terpapar cahaya matahari langsung
Obat ini punyai jaman kedaluwarsa. Segera membuang obat jikalau sudah memasuki jaman kedaluwarsa

Artikel Lainnya : https://penjaskes.co.id/10-teknik-dasar-sepak-bola/

Baca Juga :