Empat Poin Fokus Pemkab Rembang di Bidang Pendidikan

Empat Poin Fokus Pemkab Rembang di Bidang Pendidikan

Empat Poin Fokus Pemkab Rembang di Bidang Pendidikan
Empat Poin Fokus Pemkab Rembang di Bidang Pendidikan

Dalam upaya membangun pendidikan yang berkualitas, Pemerintah Kabupaten

(Pemkab) Rembang memilik empat poin yang menjadi titik fokus. Diantaranya akses layanan pendidikan, kualitas layanan pendidikan, kualitas distribusi guru dan tenaga pendidik, serta sistem tata kelola pendidikan.

Keempatnya diharapkan dapat mendukung kebijakan Pemkab Rembang di bidang pendidikan tahun 2016-2021 yang secara umum arahnya menuju pembangunan yang berkualitas, baik pembangunan fisik maupun non fisik.

“Orang tua akan menekan anaknya untuk berprestasi, karena akan dibiayai oleh Pemkab. Tahun ini sudah kita lakukan, di jenjang SD per anak Rp 1 juta kuota 160 anak. SMp ada 130, per anak Ro 1,3 juta, sedangkan jenjang SMA masing-masing Rp 2 juta untuk 100 anak. Di jenjang Perguruan Tinggi ada 41 anak yang kita biayai bukan hanya pendidikannya, tapi juga biaya hidupnya,” jelas Bupati Rembang Abdul Hafidz.

Selain beasiswa, Pemkab juga berupaya memenuhi sarana prasarana satuan pendidikan baik

yang berasal dari DAK, Provinsi dan anggaran Kabupaten. Yakni rehab kelas SD sebanyak 242 lokal, rehab ruang kelas SMP 58 lokal dan koleksi perpustakaan SD sebanyak 183 paket.

Selanjutnya, dalam hal peningkatan kualitas layanan pendidikan, salah satu kuncinya yakni peningkatan kapasitas guru. Nantinya bakal digelar seminar ataupun workshop yang menggunakan dana dari tunjangan profesi.

“Akan keluar Peraturan Bupati sebagai payung hukum penggunaan tunjangan

untuk peningkatan kualitas guru agar tidak menjadi pungli. Kira-kira 5 persen atau 4 persen, sesuai kesepakatan dari tunjangan profesi,” imbuh Bupati.

Ditambah lagi, pendistribusian guru akan dipetakan demi pemerataan pelayanan pendidikan, agar tidak ada ketimpangan antara wilayah kota dengan pedesaan. Terlebih akan ada program e-Distribusi guru dari Kemendikbud.

Rencananya, kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan non PNS juga akan ditingkatkan. Masa kerja 2011 – 2015 meningkat Rp 200 ribu sampai Rp 500 ribu. Masa kerja 2010 – 2016 Rp 300 ribu sampai Rp 600 ribu. Sedangkan masa kerja sebelum tahun 2005 Rp tunjangan bisa mencapai Rp 400 ribu sampai Rp 800 ribu. Sementara kategori K2 yakni Rp 1,3 juta sampai Rp 1,4 juta.

 

Sumber :

http://blog.ub.ac.id/petrusarjuna/pocket-family-dreams/