Dampak Positif Pembangunan Ekonomi

Dampak Positif Pembangunan Ekonomi

1. Melalui pembangunan ekonomi, pelaksanaan kegiatan perekonomian akan berjalan lebih lancar dan mampu mempercepat proses pertumbuhan ekonomi.

2. Adanya pembangunan ekonomi dimungkinkan terciptanya lapangan pekerjaan yang dibutuhkan  oleh masyarakat, dengan demikian akan mengurangi pengangguran.

3. Terciptanya lapangan pekerjaan akibat adanya pembangunan ekonomi secara langsung bisa memperbaiki tingkat pendapatan nasional.

4. Melalui pembangunan ekonomi dimungkinkan adanya perubahan struktur perekonomian dari struktur ekonomi agraris menjadi struktur ekonomi industri, sehingga kegiatan ekonomi yang dilaksanakan oleh negara akan semakin beragam dan dinamis.

5. Pembangunan ekonomi menuntut peningkatan kualitas SDM sehingga dalam hal ini,       dimungkinkan ilmu pengetahuan dan teknologi akan berkembang dengan pesat. Dengan demikian, akan makin meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dampak Negatif Pembangunan Ekonomi

1. Adanya pembangunan ekonomi yang tidak terencana dengan baik mengakibatkan adanya kerusakan lingkungan hidup.

2. Industrialisasi mengakibatkan berkurangnya lahan pertanian.

3. hilangnya habitat alam baik hayati atau hewani

KESIMPULAN

Indonesia adalah bagian dari masyarakat dunia. Berbagai persoalan yang dihadapi oleh ekonomi Indonesia harus mulai terbuka bagi dunia. Bagaimanapun juga Indonesia, sebagaimana negara-negara berkembang lainnya, tidak mungkin melaksanakan pembangunanya sendiri. Oleh karena itulah didirikan berbagai lembaga internasional, seperti PBB, Bank Dunia, CGI (atau IGGI) dan lain-lain sebagai milik masyarakat internasional, yang selama ini telah memberikan kontribusinya yang besar bagi Indonesia. Kesulitan yang dihadapi dunia juga bisa berdampak terhadap Indonesia, dan sebaliknya. Indonesia tidak ingin mengalami hal seperti yang terjadi di Meksiko baru-baru ini, misalnya, yang tiba-tiba saja mengalami krisis moneter yang menjadi persoalan bagi dunia. Dunia perlu tahu apa yang terjadi dan yang menjadi persoalan ekonomi dan pembangunan Indonesia, kesemuanya menjadi tantangan untuk dipecahkan di masa mendatang. Dalam hubungan tersebut, sangat patut diperhatikan Sila Kedua Pancasila, yaitu internasionalisme atau kemanusiaan yang adil dan beradab (humanisme). Nasionalisme tanpa internasionalisme tidak akan membawa Indonesia kemana-mana. Meskipun ada unsur-unsur kultural yang kuat sebagaimana terkandung dalam prinsip nasionalisme, tetapi dengan internasionalisme itu, semakin jelaslah bahwa Indonesia tidak bisa mengabaikan dasar hak-hak asasi manusia sebagai hak-hak yang bersifat universal yang harus dijunjung tinggi oleh semua bangsa di dunia

Baca juga: