BUDIDAYA UBI KAYU

Table of Contents

BUDIDAYA UBI KAYUBUDIDAYA UBI KAYU

MENANAM / BUDIDAYA UBI KAYU /SINGKONG, Ubi kayu atau singkong juga disebut ketela pohon merupakan bahan makanan pokok , didaerah jawa ada sebagaian masyarakatnya mengkonsumsi singkong maupun dijadikan olahan ( tiwul , getuk ) sebagai makanan pokok sehari �hari , bukan berarti daerah tersebut minus atau tertinggal , akan tetapi itu merupakan kebiasaan turun temurun dari nenek moyangnya.

Ubi kayu / singkong juga disebut ketela pohon di yakini berasal dari Amerika Sselatan yaitu Brazil kemudian menyebar ke seluruh dunia .Tanaman ini mudah tumbuh di segala tempat ketinggian dan tanah untuk medianya adalah tanah yang gembur ,subur dan kaya kandungan bahan organik, sedangkan untuk keasamaan tanah /ph berkisar 4,5 � 7,8 tetapi yang ideal 5,7 � 6,5. Curah hujan yang di butuhkan untuk pertumbuhan berkisar antara 1500- 2500 mm/tahun.memerlukan sinar matahari yang cukup,drainase yang baik.

Cara menanam ubi kayu / singkong

Pengadaan bibit

Bibit ubi kayu / ketela pohon/ singkong berasal dari batang nya yang telah berumur minimal 8 bulan , pilih bibit yang lurus dan dari pohon yang sehat, kemudian potong � potong 30 cm lalu ikat agar mudah membawa ke persemaian,jangan langsung di tanam , nanti buahnya terasa kurang enak,biarkan beberapa hari / 2- 3 hari agar getahnya hilang letakkan bibit pada tempat yang basah agar cepat bertunas.

Pengolahan lahan

Tanah sawah atau kebun di gemburkan , dicangkul atau di bajak kemudian buat bedengan sederhana tinggi 20-25 cm lebar 35- 40 cm , jarak bedengan 40 cm , panjang bedengan sesuaikan dengan ukuran sawah / kebun.

Penanaman ketela pohon

Lakukan pengairan ke bedengan sampai basah merata , lalu tancapkan bibit ubi kayu / singkong kedalam bedengan sedalam 15- 20 cm dan jarak tanam 50 -60 cm , dan perhatikan jangan sampai terbalik .

Perawatan tanaman ubi jalar / singkong.

Penyiraman dilakukan setiap hari untuk tanaman yang masih baru ( bila tanam musim kemarau) dan bia tanaman sudah tumbuh penyiraman / lep dilakukan bila di butuhkan saja atau bila tanah terlihat kering.

Penyulaman dilakukan saat 1-2 minggu setelah tanam bila da tanaamn yang mati.

Pembubunan dilakukan untuk memperbaiki bedengan agar pertumbuhan akar dapat optimal.

Pembersihan gulma dilakukan 4 minggu sekali atau apabila tumbuhan pengganggu tumbuh di sekitar batang tanaman.

Perempelan / pemangkasan dilakukan pada pucuk tunas daun agar bercabang dan nantinya dapat di gunakan untuk bibit .

 

Sumber: https://superforex.co.id/puluhan-situs-web-venezuela-kena-serangan-siber/