Belajar dari Kegagalan, Ryo Albert Susanto Raih Medali Emas di OSN 2019

Belajar dari Kegagalan, Ryo Albert Susanto Raih Medali Emas di OSN 2019

Belajar dari Kegagalan, Ryo Albert Susanto Raih Medali Emas di OSN 2019
Belajar dari Kegagalan, Ryo Albert Susanto Raih Medali Emas di OSN 2019

 

Kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda. Pepatah tersebut dibuktika

n oleh salah seorang peserta Olimpiade Sains Nasional (OSN) asal Jawa Barat (Jabar), Ryo Albert Susanto. Bagaimana tidak, sejak mengikuti OSN di bangku sekolah dasar (SD), ia belum pernah sekalipun meraih medali. Hasil minor pun masih menyelimuti Ryo saat mengikuti OSN tingkat sekolah menengah pertama (SMP) dan saat masih duduk di kelas X sekolah menengah atas (SMA).

Alih-alih menyerah, siswa SMAN 4 Kota Bekasi tersebut tak patah arang. Ia mencoba terus belajar dari kegagalannya. Upayanya terwujud ketika mengikuti OSN tahun ini, Ryo lolos di OSN tingkat kabupaten/kota dan menjadi yang terbaik di OSN tingkat provinsi. Puncaknya, Ryo meraih medali emas di tingkat nasional.

“Saya belajar banyak dari kegagalan yang saya alami. Dari sana saya mengerti apa saja yang harus saya perbaiki,” tutur Ryo saat dihubungi, Kamis (11/7/2019).

Salah satu hal yang Ryo pelajari dari pengalamannya dalam mengikuti olimpiade adalah berusaha untuk selalu membumi dan tidak merasa percaya diri berlebihan. “Kadang ketika kita merasa yang paling bisa, itu enggak baik,” ungkap siswa yang menggeluti bidang astronomi itu.

Ryo menuturkan, proses ujian di bidangnya itu terbagi menjadi tiga bagian

, yakni teori, analisis data, dan observasi. Salah satu soal yang diujikan saat proses observasi adalah mengamati rasi bintang dan harus mampu menemukan planet melalui teleskop.

Saat persiapan menuju lomba, Ryo sangat terbantu oleh peserta OSN lainnya yang satu bidang pelajaran dengannya. “Kebetulan yang astronomi banyak dari Kota Bekasi, jadi mudah untuk diskusi dan sharing mengenai soal-soal yang ada,” ucap siswa kelahiran 23 Maret 2002 itu.

Selain berdiskusi dengan teman, ia pun sangat terbantu dukungan dari sekolah

yang menunjang seluruh persiapan untuk mengikuti OSN. “Sekolah juga melakukan pembinaan langsung, bahkan difasilitasi sarana dan prasarana yang memadai. Salah satunya, dibelikan teleskop agar memudahkan saat praktik,” tambahnya

Kecintaan Ryo pada astronomi terjadi begitu saja. Tepatnya, saat pihak sekolah melakukan sosialisasi OSN. “Saat dengar ada astronomi, saya mulai tertarik. Dari sana saya langsung menekuni astronomi sampai sekarang,” ungkap siswa yang bercita-cita melanjutkan pendidikan di Intstitut Teknologi Bandung (ITB) jurusan astronomi ini.

Ryo adalah salah satu dari 28 peserta OSN yang menyumbang medali bagi Jabar. Dengan hasil tersebut, Ryo dan kawan-kawan berhasil membawa Jabar meraih juara II di OSN tingkat nasional.***

Sumber :

https://weareglory.com/sholat-tarawih/