Ambiguitas

Table of Contents

Ambiguitas

Ambiguitas
Ambiguitas
Informasi yang tepat akan menghasilkan informasi audit yang tepat pula. Kata-kata seperti memadai, mencukupi, dan menyeluruh memiliki arti berbeda bagi orang yang berbeda. Meminta auditor untuk “menentukan apakah persaingan yang memadai memang terjadi” tidak berarti apa-apa dan mengundang respons yang berbeda dari auditor yang berbeda.
Daripada membuat prosedur umum yang ambigu tentang ‘sistem penggajian yang memadai’, program tersebut membutuhkan langkah-langkah khusus berikut:
–        Tentukan apakah pembayaran ke karyawan sesuai dengan kartu waktu yang sudah disetujui.
–        Tentukan apakah karyawan dibayar dalam jumlah yang benar
–        Tentukan apakah total gaji dan upah dibayar sesuai dengan pembebanan biaya tenaga kerja langsung dan tidak langsung ke kontrak dan akun yang tepat
Kebanyakan auditor akan langsung memahami langkah-langkah program tersebut tanpa membutuhkan instruksi lanjutan, dan mereka masih akan memiliki banyak keleluasaan untuk memutuskan tujuan-tujuan program audit ini.
Ambiguitas (ambiguities) akan berkurang bila aktivitas audit internal menerapkan makna seragam untuk berbagai istilah yang digunakan dalam program audit. Berikut ini beberapa definisi yang dapat membantu menghilangkan kebingungan dan menjembatani pembuat program dengan staf audit.
–       Menganalisis = memecah menjadi bagian-bagian penting dan menentukan sifatnya
–       Mengecek = mebandingkan atau menghitung ulang, sesuai keperluan, untuk mengetahui akurasi atau kewajarannya
–       Mengonfirmasi = membuktikan kebenaran atau akurasi, biasanya melalui tanya jawab tertulis atau melalui inspeksi
–       Mengevaluasi = mencapai kesimpulan mengenai kelayakan, efektivitas, atau kegunaan
–       Memeriksa = melihat lebih dekat dan berhati-hati dengan tujuan mencapai akuarasi, kelayakan, dan opini yang sesuai.
–       Menginspeksi = memeriksa secara fisik
–       Menginvestigasi = memastikan fakta kondisi-kondisi yang dicurigai atau yang dituduhkan
–       Menelaah  = mempelajari secara kritis
–       Memeriksa cepat = mempelajari cepat dengan tujuan menguji kecenderungan umum, mengetahui penyimpangan yang muncul, hal-hal yang tidak biasa, atau kondisi-kondisi lain yang membutuhkan studi lanjut.
–       Membuktikan = mencari bukti yang meyakinkan
–       Menguji = memeriksa sampel yang represntatif dengan tujuan mencapai kesimpulan mengenai poulasinya.
–       Memverifikasi = menetapkan akurasi