Alumni ITS Isi Kuliah Wawasan Teknologi

Alumni ITS Isi Kuliah Wawasan Teknologi

Alumni ITS Isi Kuliah Wawasan Teknologi
Alumni ITS Isi Kuliah Wawasan Teknologi

Saat ini penyebaran informasi bagaikan udara yang mengelilingi kita.

Hal tersebut diamini oleh Abdul Rokhim dalam kuliah tamu Wawasan Teknologi dan Komunikasi Ilmiah (WTKI). Bertempat di Gedung Robotika ITS, Kultam tersebut mengangkat tema Mediamorfosis.

Mediamorfosis sendiri dipilih Abdul Rokhim yang merupkan gabungan dari kata Media dan Metamorfosis. Pria yang berkecimpung di dunia pers sejak kuliah ini mengungkapkan adanya metamorfosis dari dunia pers.

“Perubahan yang pertama adalah pola konsumsi media. Jika dulu informasi datang dari satu orang ke satu orang yang lain. Maka sekarang datang dari orang banyak ke orang banyak juga,” ungkap manajer pelaksana Jawa Pos Grup tersebut.

Perubahan kedua adalah otoritas seorang narasumber

. “Saat ini bukan orang dengan posisi paling tinggi di pemerintahan yang memiliki otoritas menjadi narasumber, tapi justru berasal dari orang dengan pengikut media sosial yang banyak,” tuturnya diiringi gelak tawa memenuhi Gedung Robotika ITS.

BACA JUGA – CALISTUNG; Kapan Diajarkan? (2)

Tak hanya perubahan, tapi tantangan pun juga menghampiri media saat ini. Tantangan yang baru bagi sebuah perusahaan media menurut Abdul Rokhim adalah bagaimana perusahaan media informasi melayani generasi millenial.

Saat ini informasi bisa ditemukan dimana saja dan generasi millenial

hanya akan mencari berita yang mereka butuhkan. “Generasi millenial lebih suka membaca informasi tentang cara menguruskan badan dibandingkan dengan kasus KPK sekarang,” tutur Abdul Rokhim tegas.

Bagi alumni Statistika ITS itu, posisi informasi adalah untuk membuat peradaban dan mengatasi tantangan. Namun perlu diingat bahwa informasi bisa menjadi gizi maupun racun. “Ada banyak tersebar berita palsu. Bahkan ada perusahaan yang sengaja membuat berita palsu tersebut, sehingga yang terpenting saat ini kita harus pandai-pandai dalam memilih informasi,” pungkasnya.

 

Sumber :

https://obatsipilisampuh.id/