Silaturahmi, Bima Kunjungi DPC PDIP

Silaturahmi, Bima Kunjungi DPC PDIP

Silaturahmi, Bima Kunjungi DPC PDIP

Menjalankan tugasnya sebagai pembina politik di Kota Bogor

Minggu (05/11/2017) Wali Kota Bogor Bima Arya kembali bertandang ke sekretariat Partai Politik (Parpol). Siang itu, Bima dengan mengenakan kemeja kotak berwarna merah biru didampingi istrinya Yane Ardian yang juga memakai baju dengan warna senada datang ke sekretariat DPC PDIP Kota Bogor di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Bima mengatakan

Kedatangannya ini untuk menyampaikan terima kasih kepada PDIP. Pasalnya, selama ia bertugas sebagai Wali Kota Bogor banyak mendapatkan dukungan dari PDIP. Di sisa masa pemerintah-nya pun yang tinggal dua tahun ia mengajak PDIP untuk tetap mengamankan program-program yang benar-benar berpihak pada rakyat. 

“PDIP mengawal kebijakan terutama yang berpihak kepada rakyat. Saya meminta masukan kepada PDIP di ranting, struktural dan dewan jika ada hal-hal yang tidak sesuai dengan program dapat langsung disampaikan agar dievaluasi,” ujarnya.

Tak hanya itu, lanjut Bima

Mengantisipasi perkembangan politik baik pilkada dan lainnya turut menjadi alasan dirinya datang ke DPC PDIP. Hal ini untuk membuka semua kemungkinan menatap masa depan bersama-sama.  “PDI-Perjuangan ini partai pemenang pemilu, jadi tidak bisa tidak dihitung dalam konteks membangun Kota Bogor,” imbuhnya.

Disinggung terkait koalisi “gemuk”

Bima menyampaikan pointnya bukan gemuk atau kurus, tetapi koalisi yang maslahat. Sebab Kota Bogor tidak bisa dibangun hanya dengan satu dua pihak saja, tetapi harus bersama-sama. Dan untuk mengarah kepada hal tersebut, komunikasi politik dibuka sehingga jika nantinya bersama-sama akan menjadi lebih mudah.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Kota Bogor Dadang Danubrata menyebut, yang hadir di acara silaturahmi hari ini ada dari pengurus PAC, Fraksi, DPC, Ketua Ranting se-Kota Bogor yang secara eksplisit sudah siap memenangkan pilkada di Bogor.  Mulai dari membentuk struktur setiap anak ranting, menyiapkan sanksi setiap TPS dan sudah melakukan pelatihan. “Jadi kesiapan ini bukan sekadar bicara saja tetapi sudah secara teknis,” tuturnya.

Sumber : https://solopellico3p.com/