Saat Anak Sulit untuk Diam dan Fokus

Tak bisa dipungkiri lagi jika orangtua seringkali tertekan pada saat menerima surat dari sekolah yang menyatakan bila anaknya tak mau dengarkan guru atau pun sulit sekali dikendalikan serta sebabkan masalah. Satu alasan yang paling masuk di akal untuk jenis perilaku yang satu ini adalah ADHD atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder.

Saat Anak Sulit untuk Diam dan Fokus
Saat Anak Sulit untuk Diam dan Fokus

Walaupun anak dengan ADHD ingin jadi siswa atau peserta didik yang baik, perlaku impulsivenya serta ketidak mampuan dalam menaruh perhatian pada tempatnya akan dapat mempengaruhi proses belajarnya saat di kelas. Pendidik, orangtua, dan juga teman seumurannya memahami bila sih anak tersebut mempunyai selip perlaku atau pun berbeda, hanya saja mereka tak mampu artikulasikan secara tepat apa yang salah.

Gejala dari hiperaktif dalam ADHD ini bisa menjadi termasuk berlarian atau pun memanjat berlebihan pada anak maupun perilaku yang menunjukkan sulit, lelah, dan juga nervous bagi anak yang lebih tua. Pastinya akan sangat kontras sekali jika dibandingkan aktifitas setinggi apapun pada anak normal. Hiperaktifitas intinya adalah perilaku minim terorganisir, tanpa tujuan tertentu, dan juga tak menentu. ADHD ini lebih cenderung menimpa anak laki-laki daripada perempuan dengan rasio 10 banding 1.

Lantas, apa yang harus dilakukan saat anak sulit diam dan fokus?

Perlu Anda tahu, seorang anak dengan ADHD umumnya akan menunjukkan tanda-tanda seperti halnya susah mengorganisasi serta memperlihatkan sikap dia tak mendengar instruksi, fokusnya mudah terpecah, ceroboh, sering lakukan kesalahan implusif, sering dipanggil dalam kelas, susah untuk menunggu giliran jika dalam situasi kelompok, gagal ikuti permintaan orangtua, tidak mampu memainkan permainan selama dimainan oleh anak seumurannya.

Tanpa adanya tindakan dan juga terapi yang tepat, anak mungkin saja akan gagal di sekolah dan teman-temannya pun juga akan kesulitan sebab anak ini kurang dalam hal kerja sama serta melakukan aktifitas social. Begitu pun mengenai jati dirinya, anak ini lebih banyak mempunyai kegagalan dibandingkan kesuksesan yang mengundag kritis dari keluarga atau pendidik yang tak mengenali masalah kesehatan sih anak.

Apabila yang demikian ini terjadi pada anak Anda, maka jangan segan-segan untuk membawanya ke ahli atau pun psikolog tumbuh kembang anak. Itu bukan berarti anak Anda mempunyai kelainan mental. Jangan pernah merasa minder dan juga tertekan, karena jika itu dirasakan anak, amak dia akan merasa lebih terpjok serta tertekan lagi, walaupun memang benar, jika terkadang anak dengan ADHD tersebut diikuti dengan tingkat kecerdasan rendah, tetapi itu tidak berlaku bagi semua penderita ADHD kok.

Demikianlah tadi informasi tentang solusi saat anak sulit untuk diam dan fokus yang bisa kami bagikan. Semoga bermanfaat. sumber : dosenpendidikan.com