Program Keahlian Tata Busana SMKN 2 Cirebon Menyiapkan Siswa yang Kompeten di Dunia Industri

Program Keahlian Tata Busana SMKN 2 Cirebon Menyiapkan Siswa yang Kompeten di Dunia Industri

 

Program Keahlian Tata Busana SMKN 2 Cirebon Menyiapkan Siswa yang Kompeten di Dunia Industri

CIREBON, DISDIK JABAR – Setiap siswa kelas XII program keahlian tata busana di SMKN 2 Cirebon, membuat satu set blazer beserta celana. Praktik tersebut merupakan hasil dari pembelajaran customed tentang kerah, saku dan pola belahan. Ketua Program Keahlian Tata Busana, Yati Nurhayati mengatakan karya tersebut merupakan salah satu syarat sebagai pemenuhan nilai mata pelajaran.

Yati mengatakan dari mulai kelas X

para siswa mempelajari kompetensi  tekstil, dasar desain, dasar pola, sampai teknik menjait. Setelah itu, barulah pada kelas XI, siswa mempelajari busana customed mulai dari desain, pola, lalu busana. Kemudian selain itu, pelajaran desain sampai busana industri.

“Untuk pembelajaran busana industri kita juga mengerjakan pesanan sekolah. Mulai dari baju jurusan, celemek, rompi, hingga apron. Karena pesanan yang terlalu banyak, selain dikerjakan oleh siswa, para alumni juga ikut terlibat dalam pengerjaannya,” ujar Yati saat ditemui di SMKN 1 Cirebon, Jalan Perjuangan By Pass Sunyaragi, Kota Cirebon, Selasa, 4 Desember 2018.

Selain itu menunjang pembelajaran

Yati mengatakan SMKN 2 Cirebon telah menyediakan mesin jahit sebanyak 120 buah. Setiap mesin jahit telah menggunakan mesin high speed, mengikuti stadar pada dunia industri. Sehingga, setiap siswa akan terbiasa dengan penggunaan mesin tersebut.

Yati menjelaskan pada program keahlian tata busana juga setiap tahun melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL). PKL tersebut telah bekerjasama dengan sekitar 19 industri, seperti dengan perusahaan terbesar se-Asia Tenggara yaitu PT Sritex. Di setiap perusahaan, dikirimkan 20-50 siswa dari SMKN 2 Cirebon.

Yati menjelaskan setiap lulusan dari program keahlian tata busana

akan langsung di tempatkan pada perusahaan yang telah bekerjasama dengan SMKN 2 Cirebon. Berapapun jumlahnya mereka akan siap menampung untuk bekerja. Tahun lalu, sebanyak 10 siswa telah bekerja pada perusahaan di Negara Jepang, setelah berhasil melalui tes yang ada. Mereka bekerja pada bagian garmen dan elektro.

Salah satu siswa kelas XII program keahlian tata busan

Shilviana Nurakhmawati mengatakan ia sangat menikmati setiap proses pembelajaran di SMKN 2 Cirebon. Berawal dari melihat para desainer di televisi, akhirnya ia memutuskan untuk memilih jurusan tersebut. Sekarang, ia merupakan siswa yang tekun dan teliti dalam membuat berbagai karya.

“Selama ini sudah membuat beberapa karya seperti kebaya, baju tidur, kemeja, bluous, dan yang paling terakhir adalah satu set blazer,” ujar Shilviana.

Artikel Terkait: