Pola Hidup Sehat, Cara Untuk Menjaga Kulit Agar Tetap Sehat dan Awet Muda

Pola Hidup Sehat, Cara Untuk Menjaga Kulit Agar Tetap Sehat dan Awet Muda

Kulit sehat tidak serta-merta didapat secara instan atau lewat produk keelokan saja, namun juga didukung penerapan pola hidup sehat.

Hal ini ditegaskan Prof Robert Allen Schwartz, dermatologis Amerika yang pun Kepala Departemen Dermatologi Rutgers New Jersey Medical School, AS. Dia memaparkan, gaya hidup sehat yang mencakup pemilihan makanan sehat dan meminimalisir asupan kolesterol, dapat menolong menjaga kesehatan kulit secara keseluruhan.

Sebaiknya batasi asupan makanan dan minuman bergula yang akhirnya bisa memengaruhi kesehatan kulit, yaitu merangsang produksi insulin berlebih dalam tubuh dan malah memperlambat pengobatan jerawat yang telah ada. Insulin pun akan merangsang produksi sebum (minyak) berlebih sebagai penyebab jerawat. Tidur lumayan dan mengelola stres pun mendukung kulit sehat.

Tidur menolong proses detoksifikasi pada tubuh dan wajah. Sebaliknya, kelaziman begadang dapat menyebabkan penambahan inflamasi sitokin. Peningkatan zat asing dalam tubuh akan menambah kecenderungan guna* menghasilkan peradangan.

“Yang sangat penting ialah melindungi kulit dari penyampaian sinar matahari berlebihan, lagipula bagi mereka yang bermukim di negara beriklim tropis,” kata Prof Schwartz di sela-sela acara Perdoski, LADS, dan Bioderma Kampanyekan Pentingnya Praktik Dermatologi Berbasis Bukti pada Era Globalisasi pada Regional Conference of Dermatology (RCD) 2018 di Surabaya beberapa waktu lalu.

Prof Schwartz tidak jarang kali menekankan untuk para kliennya untuk mengayomi kulit, baik dengan topi atau payung maupun lainnya. Berdasarkan keterangan dari dia, penyampaian sinar matahari, keringat, polusi udara, debu, AC, jam biologis tubuh memengaruhi kesehatan kulit.

Karena itulah, pelbagai masalah kulit terjadi. Di samping hal tersebut, mengawal berat badan ideal pun merupakan tahapan guna menyokong kulit sehat. Kulit sehat menjadi keinginan wanita. Di samping sebagai organ yang mengayomi kita dari lingkungan luar, kulit juga bermanfaat sebagai pengatur suhu, sekresi sekian banyak komponen zat pembentuk vitamin D, dan estetika (keindahan). Itu sebabnya, kulit sehat dapat meningkatkan rasa percaya diri seseorang.

Definisi kulit sehat sendiri dipaparkan Detya Amanda, Training Manager Bioderma yang sedang di bawah NAOS. Menurutnya, kulit sehat ialah kulit yang mempunyai toleransi baik terhadap rangsangan. “Kulit sehat pun lembap dan terhidrasi dengan baik,” kata Detya.

Kulit sehat memproduksi sebum dengan jumlah teratur, tidak lebih dan tidak kurang. Bagi diketahui, sebum adalah zat yang diproduksi kelenjar minyak dan seringkali terletak di zona T wajah. Karena sifatnya melekat pada folikel rambut, sebum seharusnya bermanfaat menjaga kelembapan kulit wajah. Namun, andai produksinya berlebih pun tidak baik untuk wajah sebab berpotensi memunculkan masalah baru berupa jerawat.

Lebih jauh, NAOS melewati salah satu brand-nya, Bioderma, berkomitmen menemani para dokter kulit dalam mengawal kesehatan kulit masyarakat dengan menghadirkan produk perawatan kulit yang diformulasikan eksklusif oleh para berpengalaman biologi dan dermatologis.

Melalui pendekatan ekobiologi, yaitu pendekatan menarik untuk merawat ekosistem kulit dan memperkuat mekanisme alaminya dengan lebih baik, Bioderma percaya, daripada mengasuh kulit secara berlebihan, kulit me*sti diajarkan supaya dapat bermanfaat sebagaimana harusnya dengan baik.

lman Solichin selaku Vice President Bioderma Indonesia menyatakan, sebagai perusahaan yang berakar pada sains, riset, dan inovasi, Bioderma mempunyai lebih dari 50 paten internasional.

Baca Juga: