Panduan Budidaya Hidroponik Strawberry Cepat Berbuah

Panduan Budidaya Hidroponik Strawberry Cepat Berbuah

Budidaya tanaman buah terbilang mudah dilakukan. Ada banyak tehnik bertanam yang dapat anda cobalah untuk membudidayakan tanaman buah, keliru satunya ialah tehnik hidroponik. Adapun keliru satu model buah yang dapat ditanam secara hidroponik ialah strawberry. Selain mudah, budidaya hidroponik strawberry ini termasuk bebas perawatan. Biaya yang diperlukan untuk lakukan budidaya strawberry secara hidroponik ini pun tidak terlalu tinggi. Maka tak heran jika hal ini jadi gagasan petani pemula yang inginkan memulai budidaya tanaman buah.

Panduan Budidaya Hidroponik Strawberry Cepat Berbuah

Para petani inspiratif pun sudah tunjukkan bahwa budidaya hidroponik strawberry memberikan banyak keuntungan. Dengan bertanam secara hidroponik, anda tidak kudu memerlukan lahan yang luas. Dengan begitu, anda yang cuma memiliki lahan terbatas dapat termasuk bertanam secara hidroponik. Bertanam strawberry hidroponik tidak memakan banyak lahan. Pasalnya, tehnik bertanamnya dapat ditunaikan secara bertingkat, baik horizontal maupun vertikal. Bahkan, penanamannya pun dapat ditunaikan dengan cara menggantungnya.

Budidaya Hidroponik Strawberry
Untuk anda yang inginkan mencoba budidaya buah strawberry secara hidroponik, anda liat saja ulasan lengkap mengenai cara budidaya hidroponik strawberry tersebut ini.

Persiapan
Langkah pertama yang kudu anda lakukan adalah menyiapkan alat dan bahannya terlebih dahulu. Adapun alat yang diperlukan meliputi baki persemaian, jerigen, hand sprayer, tali kompor atau penaggas air, wadah atau pot, timbangan OHAUS, pipa paralon, dan juga ember. Sementara bahan yang digunakan ialah tanaman buah strawberry, bahan porus, garam mineral atau pupuk siap pakai.

Setelah menyiapkan alat dan bahan, setelah itu anda berubah ke persiapan pembibitan. Adapun caranya ialah dengan bersihkan pasir yang sudah kering. Pasir diayak dan lakukan pencucian sampai bersih. Lakukan perendaman air sampai mendidih sepanjang 1 jam. Setelah itu, lakukan pencucian baki persemaian dan juga lakukan pengisian pasir tersebut sampai ketinggian 3-4 cm.

Tahap selanjutnya, lakukan penyiraman baki persemaian sampai penuh dan juga berlebihan air lebih dari satu menit. Kemudian taburkan biji satu persatu, tetapi jangan terlalu rapat. Perhatikan termasuk pasir jangan sampai mengering, bakal lebih baik manfaatkan hand sprayer yang sudah disi dengan air untuk memelihara kelembaban pasir dan juga media baki persemaian. Lakukan pemindahan tanaman strawberry sesudah mempunyai 2-4 helai daun, lakukan secara perlahan tanpa mengakibatkan kerusakan akar tanaman.

Penanaman
Siapkan wadah atau pot sebagai media penanaman. Pemberian lubang kira-kira 4-5 cm dari alas wadah dan cuci sampai bersih. Kemudian menyediakan media bersifat pasir dan kerikil. Cuci bersih dan rendam dalam air mendidih kurang lebih sepanjang 30-60 menit. Lalu masukan media tanam ke wadah sampai 3-4 cm di atas lubang. Siapkan pipa paralon terhadap tepi wadah.

Selanjutnya, tanam tanaman strawberry yang sudah disiapkan. Kemudian lakukan pemberiaan nutrisi bersifat pupuk organik cair atau pupuk lain yang sudah dicairkan. Setelah itu, simpan tanaman strawberry di area yang aman, jauh dari seranga luar maupun hama dan penyakit lainnya. Ketika sudah berumur 2-3 minggu, lakukan penuangan pupuk cair kembali. Setelah itu, anda cuma kudu lakukan pemeliharaan tanaman strawberry secara berkelanjutan.

Pemeliharaan dan Pemanenan
Pemeliharaan tanaman ditunaikan dengan cara pengontrolan, pemupukan, dan juga pengendalian hama dan penyakit. Selanjutnya, anda dapat lanjut ke bagian pemanenan. Pemanenan strawberry dengan media hidroponik ini terlalu cepat yaitu kira-kira 4-6 bulan. Tahap pemanenan ini ditunaikan dengan cara menuai strawberry dengan perlindungan gunting ataupun pisau. Pemanenan strawberry ini ditunaikan secara rutin yaitu 2 minggu sekali peranan membuahkan mutu terhadap tanaman buah strawberry.

sumber : https://www.budidayaternak.com/