Keunggulan dan kekurangan Lenovo Yoga 500

Keunggulan dan kekurangan Lenovo Yoga 500

Dulu, desain notebook atau laptop begitu-begitu saja, hampir tidak ada variasi serupa sekali. Layarnya pun hanya dapat dibuka maksimal selebar 100 hingga 120 derajat. Seiring berjalannya waktu, desain notebook pun berubah, dari layarnya yang dapat dibuka hingga 180 derajat, desain hybrid, hingga model 2-in-1. Bentuk notebook hybrid pun bukan lagi bentuk yang asing karena semakin banyak produsen menciptakan notebook bergaya desain ini, salah satunya adalah Lenovo lewat lini produk Yoga-nya.

Keunggulan dan kekurangan Lenovo Yoga 500

Kelebihan

Desain menarik. Desain yang menarik tentu saja jadi energi tarik dari Lenovo Yoga 500 ini. Yang dikatakan menarik adalah kapabilitas convertible-nya yang dapat berputar hingga 360 derajat agar Anda dapat manfaatkan notebook ini didalam empat mode, yakni laptop biasa, tablet, tent, maupun stand.

Bodi fleksibel. Sekilas, notebook ini tampaknya manfaatkan material metal, namun sesungguhnya bahan dasarnya adalah plastik yang memiliki desain bergaris seperti metal. Namun untuk segi engselnya, Lenovo manfaatkan bahan alumunium agar mulai solid saat tengah diputar-putar. Selain itu, terhadap segi sekeliling bodi bagian tepi keyboard digunakan material semi karet, agar tidak akan tergelincir saat digunakan didalam posisi tent maupun stand.

Layar jernih dan suara lantang. Hal yang pertama kali kita rasakan cukup wah adalah segi audionya. Saat kita cobalah untuk memutar musik, suara yang dihasilkan cukup lantang, tidak seperti speaker bawaan laptop terhadap umumnya. Hal ini dapat dukungan bersama speaker stereo yang manfaatkan teknologi Dolby® Home Theater®. Suaranya pun semakin enak didengar misalnya digunakan terhadap mode laptop karena memantul terhadap meja atau alas notebook ini. Tentunya untuk speaker notebook, sifat suaranya lebih ke arah treble daripada bass-nya.

Untuk segi layarnya, Lenovo Yoga 500 sudah manfaatkan layar touchscreen resolusi Full HD (1.920 x 1.080 piksel). Dukungan fitur multitouch-nya juga benar-benar responsif saat digunakan. Dengan model layar sentuh, sebaiknya Anda ikut melindunginya bersama pelindung layar agar tidak gampang tergores.

Keyboard nyaman dan palm rest luas. Inilah segi yang paling kerap bersentuhan bersama Anda. Keyboard yang digunakan terhadap Lenovo Yoga 500 berdesain chiclet khas notebook Lenovo dan benar-benar nyaman digunakan karena berdesain lebar. Selain itu, Lenovo juga menyematkan backlight berwarna putih agar Anda dapat menggunakannya bersama gampang didalam kondisi gelap. Suara yang dihasilkan dari penekanan keyboar pun hampir tidak terdengar.

Ada hal yang cukup perlu yakni palm rest dan touchpad yang luas. Kami mencobanya untuk mengetik sambil memangku notebook ini, hasilnya tidak ada rasa pegal di segi tangan karena dapat telapak tangan dapat bersandar penuh terhadap palm rest nya. Selain itu, aksen krom terhadap touchpad meningkatkan kesan elegan Lenovo Yoga 500 ini.

Performa baik. Spesifikasi yang diusung oleh Lenovo Yoga 500 ini cukup tinggi. Penggunaan prosesor Intel terakhir generasi keenam (Skylake) yang diklaim memiliki performa lebih tinggi dan irit energi karena memiliki fabrikasi 14 nm. Pada notebook yang kita liat ini manfaatkan prosesor Core i5-6200U bersama clockspeed 2,4 GHz. RAM DDR3 4 GB juga mendukung kinerja notebook ini.

Untuk segi grafis, Lenovo menyematkan NVIDIA GeForce GT940M 2 GB di samping Intel HD Graphics 520. Seperti notebook bersama grafis NVIDIA lainnya, Lenovo Yoga ini manfaatkan teknologi NVIDIA Optimus di mana GPU NVIDIA nya baru berlangsung misalnya diperlukan agar tidak menghabiskan energi baterai benar-benar banyak.

Kami menguji kapabilitas grafisnya bersama memainkan beberapa game bersama pengaturan grafis high. Untuk bermain Dota2, frame rate yang didapatkannya umumnya adalah 30 fps. Untuk Counter Strike: GO, frame rate yang didapatkannya ada terhadap angka 40 fps, tetapi untuk game Finfal Fantasy XIII dan Dragonball Xenoverse tiap-tiap di angka 20-30 fps dan 35 fps. Masih mumpuni dan nyaman digunakan.

Interface lengkap. Interface yang dimiliki oleh Lenovo Yoga 500 cukup lengkap. Pada segi kiri, Anda akan menemukan port daya, USB 2.0, slot card reader, headset jack, tombol recovery/reset, dan volume up/down. Sedangkan untuk segi kanannya terkandung port HDMI, LAN, dua port USB 3.0, microphone, tombol power, dan indikator baterai.

Karena fungsinya yang mendukung mobilitas, tentu saja minus port D-Sub yang tetap banyak digunakan untuk presentasi. USB yang disematkan juga sudah mendukung always on USB di mana Anda dapat isi energi smartphone atau pill yang paling disayangi Anda tanpa harus menyalakan notebook ini.

Baterai dan suhu optimal. Dalam pengalaman penggunaannya pun benar-benar nyaman untuk dibawa kemana-mana dan notebook ini tidak mulai panas yang berlebih karena sistem pembuangan suhunya cukup baik. Selain itu, untuk energi baterainya dapat bertahan tidak cukup lebih 4 jam didalam penggunaan normal untuk pengetikan dan browsing, sambil menyalakan lagu.

Kekurangan

Tombol Fungsi. Memang hal ini juga tidak dapat dikatakan sebagai kekurangan. Namun, bagi pengguna awam yang bisa saja di awalnya bukanlah pengguna Lenovo akan mulai sedikit kerepotan. Pasalnya tombol faedah dan Fn terhadap Lenovo Yoga 500 terbalik. Jadi, seperti saaat penggunaan F1, Anda juga ikut harus menghimpit tombol Fn, kalau tidak, maka faedah mute-lah yang akan berjalan. Kami juga mulai kesusahan saat pas memainkan Dota2 karena ada beberapa yang manfaatkan tombol di antara F1-F12.

Berat dan tebal. Jika ini adalah notebook biasa, kita dapat memaklumi ketebalan dan bobot yang dimiliki Lenovo Yoga 500. Namun karena ini adalah notebook convertible di mana layarnya dapat dilipat, kita mulai bobot dan ketebalannya cukup terlalu berlebih agar bisa saja akan mulai merepotkan.

Kesimpulan

Bagi Anda yang sesungguhnya ingin performa yang cukup tinggi dan portable, Lenovo Yoga 500 dapat dijadikan salah satu pilihan Anda. Alternatif lain untuk produk ini adalah Asus TP301 dan HP Pavilion X360 yang juga memiliki spesifikasi yang mirip-mirip dan juga mode konvertible. Namun, hanya di Lenovo Yoga 500 saja Anda akan menemukan backlight keyboard yang mendukung Anda didalam kondisi yang gelap.

Selengkapnya : https://www.caraflashandroid.com/cara-hack-wifi-di-android/