Kader Posyandu Ujung Tombak Pembangunan

Kader Posyandu Ujung Tombak Pembangunan

 

Kader Posyandu Ujung Tombak Pembangunan

Posyandu di Kota Bogor

Dihadapan 2.200 kader Posyandu dari 969 Posyandu di Kota Bogor yang memadati Hall A GOR Pajajaran, jalan Pemuda, Kota Bogor. Rabu (31/01/2018), Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan bahwa para kader posyandu adalah ujung tombak pembangunan di Kota Bogor.

“Memang diujung ada kepala dinas, para camat dan para lurah namun di paling ujung yang senantiasa membantu para lurah adalah adalah ibu-ibu dan ibu para kader di posyandu,” kata Bima saat melaunching Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) Kota Bogor.

Berbicara pembangunan menurut Bima yakni, tentang kesehatan, kesejahteraan dan pendidikan

Disamping faktor keluarga, ketiga hal tersebut selalu diperjuangkan para kader posyandu. Menurutnya, Posyandu yang ada saat ini jauh berbeda dibandingkan zaman dahulu yang kegiatannya hanya imunisasi dan vaksinasi..

“Artinya yang berkaitan dengan kesehatan dan konsultasi untuk keluarga ada di posyandu dan ibu-ibu yang menjalankan itu semua di wilayah sebagai ujung tombak. Karena itu atas nama warga dan Pemerintah Kota Bogor saya mengucapkan terima kasih atas perjuangan dan pengorbanannya,” paparnya.

Bima menegaskan

Tanpa ibu-ibu dan para kader posyandu Kota Bogor, tidak akan ada bayi-bayi yang sehat, tidak akan ada ibu-ibu hamil yang sehat dan lancar melahirkan di Kota Bogor. “Ibu sehat, anak sehat, bapak bahagia dan keluarga sejahtera,” katanya.

Ia meyakini perjuangan dan pengorbanan para kader posyandu bukanlah untuk mencari penghargaan atau hadiah, namun atas dasar keikhlasan untuk menjadikan Kota Bogor sebagai Kota yang ramah bagi anak dan keluarga. Terkait dana hibah untuk revitalisasi posyandu yang diterima kata Bima, itu adalah hak ibu-ibu semua untuk memotivasi dan meningkatkan usaha ibu-ibu serta para kader posyandu di Kota Bogor.

Sumber : https://sel.co.id/