Dampak negatif main ponsel terlalu usang terhadap otak anak

Dampak negatif main ponsel terlalu usang terhadap otak anak – Beberapa orang tua terbaru kerap memanfaatkan gawai atau gadget buat menyibukkan anak. Tujuannya merupakan agar anak tenang & perhatiannya teralihkan. Tetapi tindakan ini seringya justru menjadi bumerang. Pasalnya semakin poly jumlah anak yg kecanduan bermain perangkat elektro.

Sebenarnya mengenalkan perangkat elektronik misalnya ponsel, tablet, dan televisi pada anak bukan sesuatu yang buruk. Tetapi jua sanggup mengakibatkan dampak negatif bila tidak dibarengi pengawasan yg tepat dari orangtua. Hal ini disampaikan sang Psikolog senior dari Departemen Perkembangan & Pertumbuhan Anak pada Rumah Sakit Ibu dan Anak KK, Singapura, Soong Chi Mei.

Sementara kita nir sanggup menyangkal manfaat dari teknologi, Soong mengimbau agar para orangtua, baik ayah, mak , atau pengasuh, perlu tahu bagaimana gambaran ponsel atau gawai sanggup berdampak dalam pertumbuhan & perkembangan seseorang anak.

Seperti dikutip berdasarkan Singapore Health XChange pada Rabu (10/10), Soong mengingatkan bahwa terlalu sering membiarkan anak asyik menggunakan ponsel & gawai yg lain bisa menurunkan kemampuan berpikir mereka.

“Nantinya akan berkembang pertanda-tanda kurangnya perhatian berdasarkan si Kecil, impulsivitas, dan memori jangka pendek yg tidak baik, yang menyebabkan kesulitan perilaku dan belajar,” istilah Soong.

Sebelum memasuki usia sekolah, seharusnya seseorang anak diajarkan untuk menulis tangan guna mengasah keterampilan motorik halus mereka. Selain itu, biarkan mereka terpapar mainan-mainan tradisional seperti bermain balok, atau aktif pada aktivitas kesenian. Hal tersebut tidak akan didapat seorang anak yang terlalu fokus dengan ponsel mereka.

“Akibat lainnya, obesitas jadi meningkat pada anak-anak usia sangat muda karena kurangnya latihan fisik,” istilah beliau.

Simak diĀ www.sekolahan.co.id/