Aplikasikan Ilmu Pesantren di Masyarakat

Aplikasikan Ilmu Pesantren di Masyarakat

 

Aplikasikan Ilmu Pesantren di Masyarakat

KARANGPLOSO

Peran serta para ulama dan tokoh agama di nusantara sangat berharga, salah satunya dalam membina para santri menjadi generasi bermoral yang pada akhirnya teraplikasi saat berbaur dimasyarakat. “Lulusan pesantren murupakan generasi yang berakhlakul karimah serta bisa memberikan kontribusi besar bagi umat terlebih setelah kembali ke masyarakat”, ulas Wakil Bupati Malang Drs. H.M. Sanusi, MM saat hadiri wisuda di Ponpes Darun Najah Kecamatan Karangploso, Minggu (16/12) siang.

Tidak Kurang dari puluhan santri Ponpes tersebut telah dinyatakan lulus menggali ilmu dan khattam atau selesai mempelajari sebuah Kitab Ternama Ihya’ Ulumuddin karangan Al Imam Ghozali. “Para santri yang lulus dan sudah memiliki dedikasi ilmu khususnya yang telah menyelesaikan Kitab Ihya’ Ulumuddin, Kami sampaikan selamat dan bisa menjadi contoh serta taulafan ilmu di masyarakat,” ujar Wabup.

Ihya Ulumuddin atau Al-Ihya

Ihya Ulumuddin atau Al-Ihya merupakan kitab yang membahas tentang kaidah dan prinsip dalam menyucikan jiwa yang membahas perihal penyakit hati, pengobatannya, dan mendidik hati. Kitab ini merupakan karya yang paling terkenal dari Pengarang Abu Hamid bin Muhammad AlGhozali.

“Siapa yang ingin mengetahui sebuah kitab yang hampir memenuhi dan lengkap seperti Al – Quran bacalah amalkanlah Kitab Ihya’ Ulumuddin”, ungkap Habib Sholeh Al-Aydrus tokoh ulama dari para habaib atau keturunan Nabi Muhammad SAW yang berada di Malang. https://bandarlampungkota.go.id/blog/kata-bijak-bahasa-inggris/

Wakil Bupati Malang

Bahkan Habib Sholeh saat bersama Wakil Bupati Malang HM. Sanusi membacakan doa khusus serta menyimak hasil bacaan kitab dari para santri satu persatu. ” Hari ini saya akadkan sebuah amalan khusus tentang Kitab Ihya’ ini langsung dari guru kami Ustadz Syayid Muhammad bin Alwi Almaliky Alhasani,” tambah beliau.

Kh. Mochtar

Kh. Mochtar pemangku pesantren tersebut juga berpesan agar santri tidak putus di pondok dan tetap belajar serta harus mengamalkan jangan ilmu hanya dibuat pajangan. “Selepas wisuda, mari anak anak santri ini agar rajin mengamalakan di dalam kehidupan.

“Hadir acara tersebut seluruh keluarga santri hadir mengikuti secara seksama dan tampak pula ulama sepuh dari Kabupaten Malang Kh. Ustad Basori alwi beserta para ulama lainya.